Halaman Resmi BP Batam
HomeBeritaSimak! Fakta Dibalik DigiRace 2020

Simak! Fakta Dibalik DigiRace 2020

SUARAKALA.id, PEKANBARU – Sobat Santuy tahu nggak, Sabtu (29/2/2020) ada “DigiRace 2020” di Pekanbaru, Riau? Seru. Para tokoh yang memiliki pengaruh kuat di media sosial atau yang biasa disebut sebagai key opinion leader (KOL) dikumpulkan di sini.

XL Axiata ingin menunjukkan secara langsung kepada masyarakat peningkatan kualitas jaringan data hasil dari fiberisasi dengan lebih stabil. Ke-10 penggiat media sosial yang menjadi peserta

“DigiRace” putaran keempat ini adalah Ilham Yogi, Cecilia Angelinda, Ratna Kirana, Mariza Utami, Michelle Hentin Ngo, Anisa Hidaya Rahma, Mutia Nurul Rahma, Zheza, Ilham Yoga, dan Ressy Novalia.

Selama di Pekanbaru, mereka mengunjungi kurang lebih delapan lokasi, mulai dari ikon kota Pekanbaru, Balai Adat Melayu Riau, Rumah Singgah Tuan Kadi dan sampai restoran One Refinery Coffee Shop, Local Pantry, Garasi 99, Peterselie , Crab & Cow Pekanbaru, Hangout Bar & Lounge.

Simak sejumlah fakta dibalik DigiRace 2020 yang dirangkum suarakala.id dari rilis:

  1. Para penggiat media sosial di Riau ini harus menyelesaikan kuis dengan sejumlah pertanyaan melalui video streaming di aplikasi Youtube.
  2. Selain itu ada juga gim yang memanfaatkan platform media sosial lainnya seperti Spotify, Instagram, dan Netflix.
  3. Jenis tantangannya meliputi aktivitas digital untuk menguji kualitas jaringan setelah dilakukan fiberisasi.
  4. Semua jenis tantangan mengharuskan peserta untuk mengakses layanan data dengan kapasitas besar seperti streaming, mengunduh, mengunggah, dan memainkan gim.
  5. Dengan mengundang key opinion leader (KOL) sebagai peserta, XL Axiata sekaligus berusaha menunjukkan dan meyakinkan masyarakat luas bahwa upaya terus menerus akan dilakukan guna memenuhi ekspektasi pelanggan atas kualitas layanan data yang mampu mendukung aktivitas produktif mereka.

Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi mengatakan, fiberisasi ini upaya modernisasi jaringan dengan cara menghubungkan Base Transceiver Station (BTS) melalui jalur fiber. 

Termasuk me-regenerasi perangkat-perangkat BTS, seperti mengganti perangkat yang selama ini memakai microwave menjadi fiber.

“Salah satu langkah mempersiapkan jaringan 5G di masa depan,” kata Desy. Sebagai teknologi jaringan tercanggih, 5G mampu menghadirkan kecepatan data yang tinggi,

jumlah pemakai yang lebih banyak, dan delay atau latency yang rendah. “Keunggulan teknologi ini hanya bisa didapatkan jika site atau BTS terkoneksi dengan jaringan  fiber,” jelasnya.

Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi dan Group Head  Customer & Brand Experience XL Axiata, Frinzy Zulkarnain, bersama peserta XL Axiata DigiRace 2020 sedang melaksanakan salah satu tantangan digital yang diberikan yang berlokasi di Kota Pekanbaru. FOTO/ dok XL Axiata.

XL Axiata telah melaksanakan program ini secara masif di seluruh wilayah Indonesia dalam tiga tahun terakhir.

Kegiatan yang sama serentak digelar di 4 kota besar yakni, Bogor, Cimahi, Manado, dan Pontianak pada 29 Februari 2020 diikuti oleh total 50 influencer.

Targetnya kegiatan ini bisa menjangkau 5 juta user lewat berbagai media sosial dan kanal digital. (Kala/*)

No comments

leave a comment