HomeSastra
sastra hangat

Semoga yang ditungguTiba sacara tiba tiba Di senja matamu yang jinggaKu rangkai cinta yang

Pada peluk rimbun pohon teduhDalam teguk kopi siap seduhSemoga lekas redakan sedihYang tak

sastra populer

Gundik. Kata ini kembali familiar setelah beberapa

Kalau sekolah maunya libur. Kalau libur maunya

Beberapa pekan lalu, tulisanku tentang etnomusikologi terbit

SUARAKALA.id- Banyak cara yang dapat dilakukan untuk

Malam semakin larutDiam semakin membosankanMenulis pun tak

OPINI Oleh : Dr. Elli Widia.,S.Pd.,MM.Pd, Warek

sastra

Cerpen : Sarah Sintya Kebingungan memenuhi pikiran mereka

Dik, jangan engkau heranKakakmu ini tidak sedang

Kabar kabar kabur mendengkurditinggal tidurSeolah-olah pesan pesan

Aku heran mengapa belakangan ini aku kelewat

Di saat aku masih ingin bermimpiEmbun pagi

Marah, kecewa, sakit hatiAdalah datang dari diri