HomeBeritaPoligami Itu Berat, Ferguso. Kamu Nggak Kuat!

Poligami Itu Berat, Ferguso. Kamu Nggak Kuat!

Advertisements
halaman resmi Badan Pengusahaan Batam

Jeje curhat lagi nih. Tantenya yang di Bandung, Dini (bukan nama sebenarnya) galau. Doni (bukan nama sebenarnya) sang suami, kebelet ingin nikah lagi. Tapi, Doni sudah minta izin berpoligami.

Mereka sudah punya dua anak. Masih kecil. Dini nggak ngizinin. Alasan suaminya itu nggak masuk akal. Doni ngakunya kasihan sama si cewek yang mau dimadu itu.

Sebut saja namanya Pela. Mahasiswi di salah satu kampus di Bandung. “Waktu pertama kali jumpa, dia (Doni) lihat Pela lagi makan sama mamanya di cafe. Si Pela ini manja-manja gitu,” cerita Jeje kepada suarakala.id, Sabtu (8/2/2020).

Nah, karena melihat Pela gituan sama ortunya, Doni jadi kepingin menafkahi Pela. Ceileeee. Memang sih, saat ini bisnisnya Doni lagi naik daun.

Ilustrasi: keluar. FOTO/ suarakala.id

Singkat cerita, kenalan lah mereka. Pela pun sadar kalau Doni itu bapak dua anak. “Tapi Si Pela ini yang ngebet jadi istri ke dua, asal Doni izin dulu sama istri pertama,” terang Jeje.

Saking ngebetnya nikah, Dini hanya kasih dua syarat sama suaminya. Pertama nyuruh Doni taubat nggak ngulangi kesalahan yang sama.

Kedua, nggak mau juga, Dini minta diceraikan. Kapok. Memang, poligami itu berat, Ferguso. Kamu nggak kuat.

Berkaca dari kisah “layangan putus” yang sempat heboh belum lama ini, tak sedikit netizen mengecam drama poligami di dalamnya.

Padahal sesungguhnya jika seorang suami ingin memperistri lebih dari seorang wanita, ada hukum yang harus dipatuhi.

Si suami bahkan harus mengajukan permohonan ke pengadilan terlebih dahulu. Sobat santuy yang  melek hukum, simak penjelasan yang dirangkum suarakala.id dari hukumonline.com.

Asas monogami

UU Perkawinan menganut asas monogami. Pada asasnya dalam suatu perkawinan, seorang pria hanya boleh mempunyai seorang istri.

Seorang wanita hanya boleh mempunyai seorang suami. Ini diatur dalam Pasal 3 ayat 1 UU Perkawinan dan penjelasannya.

Pentingnya izin pengadilan

Dalam hal seorang suami akan beristri lebih dari seorang, ia wajib mengajukan permohonan kepada pengadilan di daerah tempat tinggalnya.

Pengadilan dapat memberi izin apabila dikehendaki oleh pihak-pihak yang bersangkutan. Ini diatur dalam Pasal 4 ayat 1 junto Pasal 3 ayat 2 UU Perkawinan.

Alasan dibolehkannya poligami

Pengadilan hanya memberikan izin kepada seorang suami yang akan beristri lebih dari seorang apabila: istri tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai istri,

istri mendapat cacat badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan, istri tidak dapat melahirkan keturunan. Ini juga diatur dalam Pasal 4 ayat 2 UU Perkawinan.

Syarat poligami

Untuk dapat mengajukan permohonan untuk beristri lebih dari satu orang ke pengadilan, si suami harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: adanya persetujuan dari istri/istri-istri,

adanya kepastian bahwa suami mampu menjamin keperluan-keperluan hidup istri-istri dan anak-anak mereka,

adanya jaminan bahwa suami akan berlaku adil terhadap istri-istri dan anak-anak mereka. Itu diatur dalam Pasal 5 ayat 1 UU Perkawinan.

Akibat jika poligami tanpa izin pengadilan

Perkawinan yang dilakukan dengan istri kedua, ketiga atau keempat tanpa izin dari pengadilan agama tidak mempunyai kekuatan hukum. Itu diatur dalam Pasal 56 ayat 3 KHI.

Jadi bagi sobat santuy yang mau poligami, mikir lagi deh.

Penulis: Kala

No comments

leave a comment