SUARAKALA.id – Sobat Santuy yang keluarga atau kerabatnya menjadi korban virus corona harus paham juga tujuan dari langkah-langkah pemulasaran ini.

Jangan sampai Sobat Santuy memaksa untuk mengadakan pemakaman seperti tradisi keluarga.

Jadi kalau saat ini Sobat Santuy masih sehat walafiat, sebaiknya menjaga diri dan ikuti imbauan untuk memutus rantai penularan covid-19 ini.

Bukan bermaksud untuk menakut-nakuti. Tapi ini penting untuk diketahui.

Berikut langkah-langkah yang harus dipatuhi dalam pemulasaran jenazah covid-19 yaitu:

  1. Petugas kesehatan harus menjalankan kewaspadaan standar ketika menangani pasien yang meninggal akibat penyakit menular.
  2. APD lengkap harus digunakan petugas yang menangani jenazah jika pasien tersebut meninggal dalam masa penularan.
  3. Jenazah harus terbungkus seluruhnya dalam kantong jenazah yang tidak mudah tembus sebelum dipindahkan ke kamar zenajah.
  4. Jangan ada kebocoran cairan tubuh yang mencemari bagian luar kantong jenazah
  5. Pindahkan sesegera mungkin ke kamar jenazah setelah meninggal dunia
  6. Jika keluarga pasien ingin melihat jenazah, diijinkan untuk melakukannya sebelum jenazah dimasukkan ke dalam kantong jenazah dengan menggunakan APD.
  7. Petugas harus memberi penjelasan kepada pihak keluarga tentang penanganan khusus bagi jenazah yang meninggal dengan penyakit menular. Sensivitas agama, adat istiadat dan budaya harus diperhatikan ketika pasien dengan penyakit menular meninggal dunia.
  8. Jenazah tidak boleh dibalsem atau disuntik pengawet.
  9. Jika akan diotopsi harus dilakukan oleh petugas khusus, jika diizinkan oleh keluarga dan Direktur Rumah Sakit.
    a. Jenazah yang sudah dibungkus tidak boleh dibuka lagi.
    b. Jenazah hendaknya diantar oleh mobil jenazah khusus.
    c. Jenazah sebaiknya tidak lebih dari 4 (empat) jam disemayamkan di pemulasaran jenazah.

“Di Batam kita pakai wrapping saja. Jenazah diwrapping. Masuk peti. Peti diwrapping. Lalu didisinfektan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi, kepada suarakala.id, Rabu (25/3/2020).

“Petugas pastinya memakai APD lengkap. Jenazah langsung di bawa ke kuburan,” timpalnya lagi.

Tentunya langkah ini dibuat untuk kebaikan kita bersama.

Ayo kita lawan Covid-19 dengan tetap #dirumahaja. Kerjasama kita sangat dibutuhkan untuk menghentikan penyebaranvirus ini.

Semangat!

Author

Write A Comment