Cerpen : by Choriah Damalina Ginting Munthe

“Tica…papa mau bicara sama kamu…” ucap Tio menghampiri Ica yang sedang rebahan di kasurnya. “Apa pa…? Ica ngantuk….” rengek Ica sambil memejamkan matanya. “Juna ada disini…” kata ayahnya setelah menghela nafas panjang.

Ica refleks membuka matanya dan tanpa basa basi, langsung berlari menuju keruang tamu. Tanpa peduli awalnya apa yang ingin di bicarakan ayahnya. “Dia ada di teras…” kata Tio datar.

Tanpa menjawab Ayahnya, Ica langsung berlari. “Juna…” panggil Ica saat melihat sosok Juna yang sedang menunduk. “Hay…” “Lo kenapa ? Gue pikir lo sakit…makanya…gue datang sambil lari…” kata Ica terengah engah.

Padahal dia hanya berlari dirumahnya saja. “Gue baik baik aja…” gumam Juna sambil menarik Ica ke dalam pelukannya. “Juna..lo ada masalah..?” tanya Ica melihat sikap aneh pacarnya.

“Lo bisa cerita ke gue…” “Ica…menurut lo apa nggak lebih baik kita udahan aja…” kata Juna lirih. “Apa? Lo bercanda kan…?”tanya Ica refleks melepas kan pelukannya.

Juna menggeleng pelan. “Gue serius…” “Why…?” Juna menarik nafas dalam… (bersambung……)

Author

Write A Comment