SUARAKALA.id, Jeddah, Arab Saudi – Sekadar informasi, pelaksanaan ibadah haji tahun 1441 Hijriyah/2020 Masehi  digelar secara khusus dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.  Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dan pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Arab Saudi.

Informasi dari Kementerian Haji dan Kementerian Informasi Arab Saudi jemaah berjumlah 1000 orang terdiri dari 70 persen jemaah diisi oleh WNA / Expatriat yang tinggal di Arab Saudi dan 30 persen nya diisi oleh Warga Arab Saudi dengan mengutamakan warga negara yang bekerja pada bidang kesehatan dan keamanan.

Dikutip dari laman resmi  KJRI Jeddah, pada Minggu (2/8/2020), dari data per 25 Juli 2020 sebanyak 5 WNI terdaftar sebagai jemaah haji telah berada di Jeddah.

Kementerian Haji Arab Saudi memberikan pelayanan yang sangat istimewa dalam penerapan kebijakan ibadah haji tahun ini, terutama pada bidang transportasi, katering, perhotelan dan juga saat jemaah berada di arafah dan Makkah.

Informasi lain, mata uang resmi Arab Saudi adalah Riyal Arab Saudi. SObat Santuy dapat menukarkan mata uang dolar Amerika Serikat maupun Euro di berbagai tempat penukaran uang di Jeddah dan Riyadh. Beberapa tempat di Jeddah, Mekkah, dan Madinah juga menerima penukaran uang rupiah dengan pecahan besar.

Sedangkan untuk telekomunikasi baik layanan telepon biasa maupun paket data, WNI dapat menggunakan kartu telepon/data dari provider yang ada di Arab Saudi seperti STC, Zain, dan Mobily yang diperoleh dengan mendaftarkan diri dan pengambilan sidik jari.

Saat ini, Telkomsel juga telah memiliki produk Simpati Saudi hasil kerjasama dengan provide Zain. Selama di Arab Saudi, Sobat Santuy juga masih tetap dapat menggunakan layanan komunikasi dari provider Indonesia. Namun, jangan lupa untuk mengaktifkan fasilitas roaming sebelum berangkat ke Arab Saudi.

Penulis: Iko
Sumber : KJRI Jeddah

Author

Write A Comment