Halaman Resmi BP Batam
HomeBeritaCurahan Hati Yoda, TKI yang Berjuang Melawan Corona Di Daegu, Korsel

Curahan Hati Yoda, TKI yang Berjuang Melawan Corona Di Daegu, Korsel

SUARAKALA.id, KORSEL – Wallahualam. Yoda, hanya bisa mengucap di dalam hati, agar dirinya dijauhkan dari virus corona (covid-19).

Karena, jumlah orang yang terinfeksi virus corona di Korea Selatan terus melonjak hingga mencapai 1.595 kasus per hari ini, Kamis (27/2/2020).

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Blitar, Jawa Timur ini berupaya menguatkan hati. Agar tidak larut dari rasa takut yang menghantui Daegu, kota yang ditempatinya saat ini.

Sebab, dari 334 kasus baru, 307 berasal dari kota Daegu, yang menjadi pusat penyebaran virus corona di Korsel.

Yoda saat ini ibarat berada di sarang penyamun. Galau. Tentulah. Nyawa taruhannya. Di tengah ketakutannya itu, Yoda selalu mengupdate informasi lewat Insta Story di akun Instagram pribadinya @yodajr33.

Status Yoda di Insta Story

“Untuk yang di Daeugu apa masih ada yang perusahaan tempat kerjanya masih kerja? Info Lur, soalnya perusahaan tempat saya masih tetap masuk kerja dengan kondisi wilayah Daegu pusat berkembangnya covid- 19 (virus corona),” tulis Yoda.

“Pemerintah Korea sudah mengambil langkah tegas, yaitu tidak lagi mengirim masker China. Karena pemerintah lebih fokus terhadap kebutuhan masker di dalam negeri (Korea Selatan)

Mulai 26 Februari 2020, pemerintah sudah mengarahkan warganya untuk membeli masker ke kantor pos dan Hanaro Mart.

Dan mulai hari ini, 27 Februari 2020 masker juga didapat di Nonghyop Mart dan dipasok juga ke Apotik-apotik di seluruh wilayah Korea Selatan

Pembelian setiap orang hanya dibatasi 1-5 lembar per hari. Untuk bisa mendapatkan masker, diimbau untuk membeli di pagi hari”

Yoda juga mengupdate terbaru pagi tadi, S Korea, Total Cases 1.595, New Cases +618. Selain itu, buruh di salah satu pabrik di Daegu ini juga selalu berinteraktif di media sosialnya. Ada yang nanyain gimana kondisi nya.

Yoda mengaku, katanya virus corona itu tak bisa dilihat. “Hanya bisa dirasakan tau tau sakit, dada sesak. Nggak bisa nafas. Ya mirip mirip orang jatuh cinta, dilarang, terus kecewa, rasanya mau mati.

Yang penting jaga kesehatan, makan teratur, tidur yang cukup, dan berdoa” pesannya. Kepada suarakala.id, Yoda mengatakan, kalau dirinya kini harus setok makanan di mess, tempatnya tinggal.

Februari ini, sudah 4 tahun 1 bulan lamanya Yoda di Korea Selatan. “Hari ini sudah buat tim untuk Posko di dekat Daegu. Kalau Korea sebenarnya dari awal ada yang kena sudah langsung direspon di Karantina,” kenangnya.

Lantas apa yang sobat santuy lakukan ketika berada di posisi Yoda saat ini yang lagi berjuang melawan maut? (Kala)

previous article
next article
No comments

leave a comment