SUARAKALA.id- BATAM – Sejak covid menyerang, kongkow online seolah menjadi tradisi baru bagi milenial di Batam lho Sobat Santuy. Terbatasnya aktivitas tatap muka selama pandemi menjadi alasan utama.

“Apa-apa serba online deh jadinya,” ujar Julia Erfani kepada suarakala.id, Senin (1/6/2020). Pun bersama teman-teman sepermainan dara cantik asal Batam ini mau tak mau mengikuti perubahan trend ini.

Dengan hadirnya media sosial, kebiasaan kongkow mereka pun tak terlalu terganggu. Bedanya, jika dikondisi normal mereka bertatap muka di kafe atau restoran mewah, kini hanya #dirumahsaja.

“Memang berbeda jauh suasananya. Namun tetap disyukuri saja sambil berharap virus ini segera berlalu,” tambahnya.

Melalui grup Whatsapp yang diberi nama Gibah, Julia kerap melepas kerinduan dengan teman-temannya. Jika sedang tak sibuk, video call grup menjadi pilihan mereka saling curhat dengan bertatap muka. Misalnya, bahas cowok atau pacaran selama pandemi.

Menurutnya, perubahan trend ini juga terjadi di tempatnya bekerja. Akibat covid-19, perusahaan memberlakukan Work From Home (WFH) untuk beberapa karyawan.

Sistemnya bergantian. Kata Julia, setiap karyawan bisa mendapat jatah WFH dua kali dalam seminggu. Walau di beberapa perusahaan Covid-19 berimbas pada pengurangan jam kerja dan pemotongan gaji, namun di tempatnya bekerja hal tersebut belum terjadi.

“Kalau di tempat kerja saya bagian HRD. Kami semua masih bersyukur belum ada ke arah sana (potong gaji),” katanya. Dalam hatinya, ia selalu mengirim doa agar badai covid-19 segera terselesaikan dan ekonomi masyarakat kembali bergairah seiring pulihnya ekonomi Kota Batam.

Grafik Perkembangan Kasus Covid-19 di Batam

Dari informasi yang dihimpun suarakala.id, sudah 140 orang warga Batam terkonfirmasi Covid-19.

11 orang diantaranya meninggal dunia dan 48 orang dinyatakan sembuh. Sementara itu, sebanyak 81 orang masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit rujukan.

Dari data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam per tanggal 1 Juni 2020, berikut peta sebaran kumulatif positif Covid-19 dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) setiap kecamatan di Kota Batam :

  1. Kecamatan Batuampar : PDP berjumlah 44 orang, positif Covid-19 berjumlah 26, dan 11 orang berhasil sembuh,
  2. Kecamatan Belakangpadang : PDP berjumlah 3 orang dan masih 0 orang positif Covid-19,
  3. Kecamatan Sekupang : PDP berjumlah 43 orang, positif Covid-19 berjumlah 17, dan 8 orang diantaranya berhasil sembuh,
  4. Kecamatan Batuaji : PDP berjumlah 54 orang, positif Covid-19 berjumlah 3, dan 1 orang berhasil sembuh,
  5. Kecamatan Bulang : PDP berjumlah 3 orang dan 0 orang positif Covid-19,
  6. Kecamatan Sagulung : PDP 36 orang dan Positif Covid-19 3 orang,
  7. Kecamatan Seibeduk : PDP 21 orang, positif Covid-19 3 orang, dan 2 orang berhasil sembuh,
  8. Kecamatan Galang : PDP 3 orang
  9. Kecamatan Bengkong : PDP 57 orang, positif Covid-19 20 orang, sembuh 5 orang,
  10. Kecamatan Lubukbaja : PDP 40, positif Covid-19 3 orang, 2 orang diantaranya berhasil sembuh,
  11. Kecamatan Nongsa : PDP 44 orang dan positif Covid-19 15 orang
  12. Kecamatan Batamkota : PDP 126 orang, positif Covid-19 50 orang, dan sembuh 19 orang.

Penulis : Aidit

Author

Write A Comment